Mayoritas Bursa Asia Mengalami Penurunan

Mayoritas bursa saham Asia mengalami penurunan pada Senin pagi 4 Mei 2020 karena ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan China, mendorong investor khawatir akan hambatan lebih lanjut terhadap pemulihan ekonomi global dari pandemi COVID-19.

Sekretaris Negara A.S. Michael Pompeo mengatakan pada malam hari bahwa ada “bukti besar” yang menunjukkan bahwa wabah COVID-19 dimulai di laboratorium Wuhan, tetapi dia tidak menjelaskan tentang apa buktinya.

Komentar Pompeo datang setelah Presiden AS Donald Trump meminta jawaban dari China tentang asal virus,walaupun Beijing membantah tuduhan itu.. Trump menambahkan semalam bahwa ia percaya bahwa  kesalahan China adalah penyebab wabah COVID-19, meskipun ia juga tidak memberikan bukti apa pun untuk klaim tersebut.

Pada perdagangan awal sesi ,Indeks Hang Seng Hong Kong menukik 3,77% ketika tensi AS -China memanas.Indeks KOSPI Korea Selatan juga diperdagangkan turun sebesar 1,91%.Sementara S&P/ASX 200 Australia naik 0,9% dan IDX Jakarta Composite Indeks turun 1,97%

Sementara itu, investor bimbang  karena kekhawatiran gelombang kedua kasus COVID-19 bahkan ketika beberapa negara mulai melonggarkan berbagai tindakan pembatasan yang diterapkan untuk mengekang penyebaran COVID-19.

Leave a Comment

Your email address will not be published.