Bursa saham di asia bergerak sedikit lebih tinggi

Saham saham di bursa Asia naik tipis tetapi mempertahankan kisaran perdagangan nya pada hari Kamis 10 Juni 2021,karena investor fokus pada data inflasi AS yang dapat mendorong Federal Reserve untuk mulai mengurangi stimulus besar-besaran. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang sedikit lebih tinggi di level  700,6 poin, tetapi tetap di kisaran level 698-712 point yang telah diperdagangkan sejak akhir Mei. Nikkei 225  Jepang dan Indeks ASX 200  Australia masing-masing naik 0,3%. Shanghai Composite China diperdagangkan naik 0,77%, Hangseng HK juga naik 0,15% dan Kospi Korea Selatan diperdagangkan naik 0,3%.Posisi short di Treasuries adalah yang tertinggi sejak 2018, menurut data positioning JP Morgan pekan lalu. Imbal hasil pada benchmark 10-tahun Treasury notes AS turun menjadi 1,4891% dari 1,528% pada akhir Selasa. Penurunan di bawah 1,47% akan membawa imbal hasil ke level terendah sejak 4 Maret. Juga berperan adalah beberapa pemikiran bahwa dana lindung nilai mungkin telah menggeser alokasi obligasi mereka, didorong oleh volatilitas yang lebih rendah di pasar obligasi baru-baru ini. Pasar menantikan pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) hari ini, di mana kemungkinan akan mempertahankan panduan kebijakannya tidak berubah dan mempublikasikan proyeksi ekonomi makro kawasan euro yang akan diperbarui. Juga terdapat  ekspektasi bahwa CPI A.S. akan meningkat 0,4% di bulan Mei, mengambil kecepatan tahunan menjadi 3,4%, menurut Reuters Polling.

Leave a Comment

Your email address will not be published.