Investor menunggu data persediaan pasokan minyak

Minyak mentah masih bergerak  naik pada Selasa pagi 1 Maret 2022, menyusul awal pekan yang bergejolak, karena pasar menimbang rilis data internasional  yang terkoordinasi dari persediaan minyak mentah terhadap gangguan pasokan Rusia setelah invasi Moskow ke Ukraina. Minyak mentah jenis  Brent  bulan Mei, yang mulai diperdagangkan pada hari Selasa, naik sekitar 1,02%  di $98,97. Benchmark itu sempat  menyentuh level tertinggi tujuh tahun di $105,79 setelah invasi Rusia ke Ukraina dimulai minggu lalu. Minyak mentah jenis  AS West Texas Intermediate (WTI) April naik sekitar 0,87% di $96,59. Kontrak itu sempat menyentuh level tertinggi $99,10 per barel pada hari sebelumnya, dan telah naik lebih dari 4%. Kekhawatiran atas pengetatan pasokan datang karena perusahaan minyak dan gas besar, termasuk BP dan Shell , telah mengumumkan rencana untuk keluar dari operasi dan usaha patungan Rusia. Pembeli minyak Rusia juga menghadapi kesulitan pembayaran dan ketersediaan kapal karena sanksi Barat sebagai tanggapan atas invasi Ukraina mulai berlaku.

Leave a Comment

Your email address will not be published.