Mata uang Dollar AS melanjutkan penguatannya

Dollar AS sedikit melanjutkan kenaikannya terhadap mata uang utama dan berada di level 96,82 terhadap sebagian besar amata uang utama pada Selasa 1Maret 2022,karena para traders melihat sejenak di tengah krisis Ukraina yang bergerak cepat. Sedikit ketenangan telah kembali ke pasar mata uang sejak pejabat dari Rusia dan Ukraina mengadakan putaran awal pembicaraan gencatan senjata semalam, empat hari setelah Rusia menginvasi tetangganya. Greenback naik 0,06% di 115,06 yen, setelah mencatat penurunan 0,47% semalam. Dollar juga naik 0,19% di 0,9184franc, setelah turun 0,95% pada hari Senin. Euro melanjutkan penurunannya, turun 0,2% di $1,1197, tetapi jauh dari level terendah $1,1121 dari sesi sebelumnya,sementara Pound Sterling Inggris stabil berada di level 1,3417. Dollar Australia yang sensitif terhadap risiko naik tipis 0,03% di $0,7265 setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi hampir satu minggu di $0,7267. Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga kunci stabil pada rekor terendah pada hari Selasa, seperti yang diharapkan oleh para analis. Rubel memulai minggu dalam keadaan yang dramatis, terjun sebanyak 30% ke rekor 120 per dolar setelah negara-negara Barat dan sekutu mereka menampar Rusia dengan sanksi baru termasuk memutuskan beberapa bank dari jaringan keuangan SWIFT. Mata uang sedikit pulih setelah kenaikan suku bunga darurat dan tindakan mendesak lainnya yang diadopsi oleh bank sentral Rusia, dan terakhir diperdagangkan datar di 101.

Leave a Comment

Your email address will not be published.