Saham saham di Asia masih mengalami aksi jual

Saham di bursa Asia memperpanjang kemerosotan global pada hari Jumat 11 Maret 2022,setelah inflasi AS berada dalam level tercepat dalam empat dekade. Penjual mengerumuni pasar ekuitas di China setelah saham China yang terdaftar di AS jatuh menyusul penamaan perusahaan China pertama yang berpotensi de-listed di Amerika Serikat. Pada perdagangan pagi di Asia, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang tergelincir 1,7%, karena penurunan di Wall Street berlanjut di banyak benchmark negara di kawasan itu, yang berubah menjadi lautan merah. Indeks Hangseng HK merosot 3,8%, dengan saham Yum China dan empat perusahaan lainnya terpukul setelah perusahaan-perusahaan itu terlibat dalam perselisihan audit antara Beijing dan Washington. Nikkei 225 Jepang turun 2,58%. ASX 200 Australia turun 0,97%,sementara Kospi juga turun 1,07%,sementara Shanghai Composite China juga turun 1,61%. Sentimen juga tidak membantu setelah pembicaraan antara Ukraina dan menteri luar negeri Rusia pada hari Kamis membawa sedikit kelonggaran dalam konflik antara kedua negara.

Leave a Comment

Your email address will not be published.