Dollar AS yang lebih tinggi membuat harga minyak mahal

Minyak mentah kembali diperdagangkan turun pada hari Rabu 6 April 2022, memperpanjang penurunan dari hari sebelumnya, karena Dollar AS yang lebih kuat mendorong posisi jual baru sementara data menunjukkan peningkatan stok minyak mentah AS dan perpanjangan lockdown di Shanghai memicu kekhawatiran permintaan yang lebih lambat. Minyak mentah jenis Brent diperdagangkan tidak berubah di $106,72 per barell, sementara minyak jenis West Texas Intermediate AS turun 15 sen, atau 0,15% %, di $ 101,86 per barell pada awal sesi. Minyak mentah Brent turun 0,8% pada hari Selasa dan WTI juga turun 1,3%. Dollar AS yang lebih tinggi, peningkatan stok minyak mentah AS dan kekhawatiran atas permintaan yang lebih lemah di China karena lockdown Shanghai yang terus berlanjut menambah tekanan pada komoditas tersebut.
Mata uang Dollar AS mencapai level tertinggi dalam hampir dua tahun pada hari Selasa, didorong oleh komentar yang bertolak belakang dari pejabat The Fed yang mendorong pengurangan cepat dalam neraca bank sentral yang membengkak. Dollar yang lebih kuat membuat minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published.