Harga minyak mentah masih dalam kisaran terbatas

Harga minyak mentah diperdagangkan lebih tinggi tetapi dalam kisaran terbatas pada hari Kamis 21 April 2022, setelah diguncang awal pekan ini oleh penurunan pasokan dari Libya dan prospek permintaan yang mengkhawatirkan karena Dana Moneter Internasional memangkas perkiraan pertumbuhan globalnya. Minyak mentah jenis Brent naik 98 sen, atau 0,92%, di $107,78 per barell pada awal sesi asia, rebound sedikit dari sesi sebelumnya. Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS naik 84 sen, atau 0,82%, di 103,03 per barell, menambah kenaikan 19 sen di sesi sebelumnya. Analis mengatakan volatilitas pasar kemungkinan akan meningkat lagi segera, dengan Uni Eropa masih mempertimbangkan larangan minyak Rusia atas invasi ke Ukraina. Libya, anggota OPEC, pada hari Rabu mengatakan negara itu kehilangan lebih dari 550.000 barell per hari produksi minyak karena blokade di ladang utama dan terminal ekspor. Dana Moneter Internasional menyoroti risiko di China ketika memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global hampir satu poin persentase penuh pada hari Selasa. Namun pasar minyak tetap ketat dengan Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia, bersama-sama disebut OPEC+, berjuang untuk memenuhi target produksi mereka dan dengan stok minyak mentah AS turun tajam dalam pekan yang berakhir 15 April.

Leave a Comment

Your email address will not be published.