Mata uang Dollar AS diperdagangkan penuh kehati hatian

Greenback menguat 0,14% di 128,06 yen, setelah melonjak ke level tertinggi dua dekade di 129,43 pada hari Rabu karena Bank of Japan (BOJ) masuk ke pasar obligasi untuk ketiga kalinya dalam tiga bulan untuk mempertahankan target imbal hasil nol persen.
Indeks Dollar AS yang mengukur mata uang terhadap enam mata uang lainnya turun 0,31% di 100,09, pada pertengahan sesi asia hari Kamis 21 April 2022,setelah turun di sesi sebelumnya dari puncak lebih dari dua tahun di level 101,03. Di tempat lain, mata uang tunggal Euro naik 0,42% menjadi $1,0900, sementara Pound Sterling Inggris tidak berubah dikisaran $1,3075. Dollar Australia turun 0,09% di $0,7443. Saat ini ,semakin banyak analis memotong perkiraan pertumbuhan China akibat lockdown yang berkepanjangan. Pihak berwenang Shanghai mengatakan pada hari Kamis jumlah kasus COVID-19 di luar area karantina di kota itu meningkat lagi, memperingatkan pembatasan yang ketat akan tetap berlaku untuk saat ini bahkan di distrik yang berhasil memotong transmisi menjadi nol.

Leave a Comment

Your email address will not be published.