Saham saham di bursa asia berjatuhan

Saham saham di Asia berjatuhan pada hari Jumat 22 April 2022, karena investor khawatir tentang prospek kenaikan suku bunga yang semakin agresif untuk Amerika Serikat serta dampak ekonomi global dari lockdown di China. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,1% pada perdagangan pagi, penurunan paling tajam dalam enam minggu. ASX 200 Australia terjadi penurunan 1,61% .Nikkei 225 Jepang jatuh 1,86%.Kospi Korea selatan tumbang 1,09%,sementara Hangseng HK turun 0,95% dan Shanghai Composite China juga turun 0,38%.Semalam, Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan kenaikan suku bunga setengah poin akan akan segera dijalankan ketika The Fed bertemu pada Mei mendatang, menambahkan akan tepat untuk “bergerak sedikit lebih cepat.” Pernyataannya secara efektif mengkonfirmasi ekspektasi pasar tentang kenaikan suku bunga setengah poin lagi dari Fed bulan depan, Di tempat lain, pasar masih belum pulih dari komentar pejabat Bank Sentral Eropa bahwa bank sentral mungkin mulai menaikkan suku bunga zona euro pada awal Juli,sementara imbal hasil dua tahun Jerman mencapai level tertinggi delapan tahun semalam.

Leave a Comment

Your email address will not be published.