Mata uang Dollar AS masih menguat di level tertingginya

Dollar AS diperdagangkan di level tertinggi seperti sejak awal pandemi pada hari Rabu 27 April 2022 dan menuju bulan terbaiknya sejak 2015, didukung oleh prospek kenaikan suku bunga AS dan arus safe-heaven yang dipicu oleh perlambatan pertumbuhan di China dan Eropa. Indeks Dollar AS, yang mengukur greenback terhadap mata uang utama, berada di level 102,35 setelah level tertinggi semalam di 102,37, terkuat sejak Maret 2020. Euro jatuh di bawah posisi terendah pandemi menjadi $ 1,0641 pada awal perdagangan asia, di tengah kekhawatiran akan keamanan energi dan pertumbuhan Eropa setelah perusahaan Gazprom Rusia mengatakan akan menghentikan pasokan gas ke Polandia dan Bulgaria . Mata uang komoditas juga telah dijual mendukung greenback, mendorong dolar Australia ke level terendah dua bulan di $0,7119. Aussie stabil di awal perdagangan menjelang data inflasi yang akan dirilis pada 0130 GMT.Pound  Sterling, yang telah turun lebih dari 2% pada dolar minggu ini karena data penjualan ritel yang lemah telah mendorong pemikiran ulang tentang prospek suku bunga Inggris, mencapai level terendah baru 21-bulan di $ 1,2578 pada perdagangan awal hari ini,sementara Yen Jepang berfluktuasi di sekitar level  127,70 dengan Bank of Japan dijadwalkan bertemu pada hari Rabu dan Kamis dan pasar melihat beberapa risiko penyesuaian terhadap perkiraan atau bahkan perubahan kebijakan untuk mencoba dan menahan jatuhnya yen baru-baru ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published.