Sanksi barat ke Rusia menopang harga minyak mentah

Minyak mentah terkoreksi tipis pada hari Jumat 29 april 2022,karena lockdown COVID-19 di China membebani prospek permintaan minyak mentah, meskipun kekhawatiran gangguan pasokan karena sanksi Barat mengekang ekspor minyak mentah dan produk dari Rusia menopang harga. Minyak mentah jenis Brent naik 9 sen di $ 107,34 per barell pada awal sesi asia setelah naik 2,1% di sesi sebelumnya. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 9 sen, atau 0,09%, di $ 105,25 per barell setelah naik 3,3% lebih tinggi pada hari Kamis. Kedua kontrak akan jatuh tempo lebih tinggi minggu ini, dengan WTI membukukan kenaikan lima bulan berturut-turut, didukung oleh meningkatnya kemungkinan bahwa Jerman akan bergabung dengan negara-negara anggota Uni Eropa lainnya dalam embargo minyak Rusia. Namun, harga minyak telah bergejolak karena Beijing tidak menunjukkan tanda-tanda pelonggaran lockdown meskipun berdampak pada ekonomi dan rantai pasokan globalnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.