Investor dunia menimbang permintaan akan minyak mentah

Minyak mentah bertahan di atas $105 per barell pada perdagangan Selasa 3 Mei 2022,karena investor menimbang permintaan yang lebih tinggi untuk produk olahan terhadap serangkaian lockdown di kota-kota besar di China. Minyak West Texas Intermediate sedikit berubah pada level $ 105,36 di awal perdagangan Asia setelah ditutup 0,5% lebih tinggi pada hari Senin,sementara minyak jenis Brent diperdagangkan pada level $ 107,87 per barell,meningkat 0,27% dari sesi sebelumnya. Minyak telah bergulat dengan periode perdagangan yang kacau sejak invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari. Harga pada sesi sebelumnya awalnya terkoreksi karena Beijing dan Shanghai menerapkan langkah-langkah ketat untuk menahan wabah Covid-19 yang meluas, memicu kekhawatiran atas permintaan. Minyak mentah naik untuk bulan kelima pada bulan April, menandai kenaikan bulanan terpanjang sejak Januari 2018. Namun, kekhawatiran atas perlambatan ekonomi, inflasi yang terus-menerus tinggi dan retorika pengetatan yang semakin agresif oleh pejabat Federal Reserve terus mengguncang pasar, membuat harga rentan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.