Minyak mentah terkoreksi akibat aksi profit taking

Harga minyak mentah kembali tergelincir pada hari Senin 16 mei 2022, terkoreksi dari sesi sebelumnya karena investor merealisasikan keuntungan setelah lonjakan pada sesi sebelumnya, tetapi kekhawatiran pasokan global membayangi dengan Uni Eropa bersiap untuk menghentikan secara bertahap larangan impor dari Rusia. Minyak mentah jenis Brent turun $ 1,63, atau 1,46%, di $ 109,92 per barell pada awal sesi asia, sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS juga turun $ 1,51, atau 1,39%, di $ 107,12 per barell. Kedua tolok ukur, yang melonjak sekitar 4% Jumat lalu, sebelumnya meningkat lebih dari $1 per barell, dengan WTI mencapai tertinggi sejak 28 Maret di $111,71. Di tempat lain OPEC+ ( Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya) termasuk Rusia telah meremehkan rencana yang telah disepakati sebelumnya untuk peningkatan produksi karena kurangnya investasi di ladang minyak di beberapa anggota OPEC dan, baru-baru ini, kerugian dalam produksi Rusia. Laporan bulanan terbaru dari OPEC menunjukkan produksinya pada April naik 153.000 barel per hari (bph) menjadi 28,65 juta barell per hari, tertinggal dari kenaikan 254.000 barell per hari yang diizinkan OPEC berdasarkan kesepakatan OPEC+.

Leave a Comment

Your email address will not be published.