Tidak ada alasan yang kuat untuk penurunan Dollar AS

Dollar AS diprediksi akan tetap kuat setidaknya selama tiga bulan ke depan karena ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif . Aksi jual baru-baru ini dalam aset berisiko dan pasar obligasi juga memacu kenaikan Dollar yang luas terhadap hampir setiap mata uang lainnya, ke level yang tidak terlihat dalam dua dekade.Dollar AS pada perdagangan Kamis 7 Juli 2022 di sesi awal asia berada pada level 106,68,sementara mata uang Euro masih bersemayam di 1,0206,begitu pula Pound Sterling Inggris yang masih tertekan ke level 1,1950. Yen Jepang, yang sepanjang tahun ini turun hampir 15% kemungkinan akan tetap lebih lemah diatas 130 per Dollar selama enam bulan ke depan karena kesenjangan antara hasil benchmark Jepang dan AS serta kebijakan kebijakan moneternya. Dollar AS telah naik 7% yang lumayan tahun lalu, dan telah melonjak lagi 12% tahun ini, yang ecara konsisten melebihi ekspektasi hampir setiap estimasi analis.mata uang Dollar akan terus diburu dan tidak ada alasan lain untuk berhenti dalam kenaikannya saat ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published.