Dollar AS sedikit melemah di awal perdagangan Eropa

Dollar AS sedikit melemah di awal perdagangan Eropa pada hari Rabu 20 Juli 2022, dengan mata uang Euro melihat kenaikan menjelang pertemuan penting Bank Sentral Eropa minggu ini. Pada awal sesi Eropa , Indeks Dollar, terhadap mata uang lainnya, diperdagangkan 0,05% lebih rendah ke 106,50, jauh dari puncak dua dekade di 109,29 yang terlihat minggu lalu. Selera risiko yang lebih besar, seperti yang ditunjukkan oleh kenaikan pasar saham, telah membuat Dollar melemah minggu ini, dengan pelemahan ini bertepatan dengan berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga 100 basis poin pada tinjauan kebijakan Federal Reserve minggu depan.
Euro telah melambung setelah sempat mematahkan keseimbangan dengan Dollar untuk pertama kalinya dalam dua dekade pekan lalu. EUR/USD naik 0,1% lebih tinggi ke 1,0235, setelah naik 0,75% selama sesi sebelumnya, mata uang Pound Sterling naik 0,1% di 1,1995 setelah inflasi harga konsumen Inggris melonjak ke tingkat tahunan 9,4% pada bulan Juni, dan merupakan tingkat tertinggi sejak awal 1982. Aussie juga naik 0,15% di 0,6905 setelah rangkuman dari pertemuan Reserve Bank of Australia Juli menunjukkan bahwa bank sentral melihat perlunya lebih banyak pengetatan kebijakan untuk mengekang inflasi. Yen juga sedikit menguat 0,01% di 138,18 menjelang pertemuan Bank of Japan pada hari Kamis di mana bank sentral diperkirakan akan mempertahankan stimulus moneter tidak berubah.

Leave a Comment

Your email address will not be published.