Spot emas naik karena Dollar AS yang sedikit lebih lemah

Harga emas bergerak naik terhadap Dollar AS yang lebih lemah pada hari Kamis 28 Juli 2022 di pertengahan sesi asia,karena investor memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve menyusul pengumuman kebijakan FOMC. Respons kebijakan The Fed terlihat mereda pada awal 2023, dengan kenaikan suku bunga diperkirakan pada pertemuan FOMC Mei tahun depan.,meskipun terjadi kenaikan suku bunga 75 basis point.Emas diperdagangkan pada level $ 1736,27 per ounce pada pertengahan sesi asia.Emas digunakan sebagai lindung nilai inflasi oleh beberapa investor, yang menjelaskan reaksi kenaikan harga. Ekspektasi konsumen juga meningkat, semakin mendukung narasi lindung nilai inflasi emas. Survei ekspektasi konsumen Federal Reserve Bank of New York melihat ekspektasi inflasi satu tahun ke depan rata-rata untuk Juni naik menjadi 6,8%, naik dari 6,6% pada Mei. Perkiraan awal AS untuk tingkat pertumbuhan PDB kuartal kedua menghadirkan potensi risiko yang akan datang untuk harga emas.

Leave a Comment

Your email address will not be published.