Dollar AS masih menunjukkan kekuatannya

Indeks Dollar AS mencapai tertinggi baru lima minggu pada hari Senin 22 Agustus 2022 setelah pejabat Federal Reserve lainnya menandai kemungkinan pengetatan moneter agresif yang berkelanjutan menjelang simposium utama bank sentral Jackson Hole minggu ini. Euro merosot ke terendah baru lima minggu di level 1,0022 setelah Rusia mengumumkan penghentian tiga hari untuk pasokan gas Eropa melalui pipa Nord Stream 1 pada akhir bulan ini, memperburuk krisis energi di kawasan itu. Indeks Dollar AS, terhadap enam mata uang utama naik tipis menjadi 108,26 untuk pertama kalinya sejak 15 Juli.Pound Sterling juga naik tipis 0,02% di $ 1,1829, mendekati level terendah lima minggu pada hari Jumat lalu di $ 1,17925. Terhadap mata uang Jepang yang sangat sensitif terhadap imbal hasil AS, Dollar juga naik setinggi 137,30 yen, terkuat sejak 27 Juli.

Leave a Comment

Your email address will not be published.