Perlambatan ekonomi global menekan harga minyak mentah

Harga minyak mentah bervariatif  pada hari Jumat 9 September 2022 karena investor mencerna peningkatan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS, tetapi berada dalam penurunan mingguan yang curam di tengah kekhawatiran bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi global akan membebani permintaan. Minyak mentah jenis Brent yang diperdagangkan di London naik 0,43% di $89,48 per barell, sementara minyak mentah jenis  West Texas Intermediate AS maik tipis 0,24% di $83,73 per barell pada pertengahan sesi asia. Kedua kontrak telah kehilangan lebih dari 4% untuk minggu ini,dan merupakan penurunan minggu kedua berturut-turut. Harga minyak mencapai posisi terendah lebih dari tujuh bulan awal pekan ini setelah melemahnya impor oleh China menimbulkan kekhawatiran atas melambatnya permintaan di importir minyak terbesar dunia itu. Pertumbuhan ekonomi di negara itu telah melambat tajam tahun ini setelah serangkaian lockdown COVID-19. Kenaikan suku bunga di Kanada dan Eropa, ditambah dengan pernyataan yang bertolak belakang  dari Federal Reserve AS, juga membebani sentimen terhadap minyak mentah, seperti halnya Dollar  yang mencapai level tertinggi lebih dari 20 tahun. 

Leave a Comment

Your email address will not be published.