Permintaan minyak mentah kembali terguncang

Harga minyak mentah diperdagangkan sedikit naik di awal perdagangan asia pada hari Jumat 16 September 2022 , masih dalam trend penurunan minggu ini karena kekhawatiran atas terbatasnya pasokan sebanding dengan meningkatnya ketakutan akan kenaikan suku bunga yang tajam yang berpotensi menghalangi pertumbuhan global dan memukul permintaan bahan bakar. Minyak mentah jenis Brent naik 46 sen, atau 0,55%, di $91,52 per barell pada awal sesi asia setelah meluncur 3,5% ke level terendah satu minggu di sesi sebelumnya. Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS sedikit naik di $85,40 per barell, setelah jatuh 3,8% di sesi sebelumnya. Pasar juga terguncang minggu ini oleh prospek Badan Energi Internasional untuk hampir nol pertumbuhan permintaan minyak pada kuartal keempat karena prospek permintaan yang lebih lemah di China. Fundamental minyak sebagian besar masih bearish karena prospek permintaan China tetap menjadi tanda tanya besar dan karena inflasi yang dilawan The Fed tampaknya siap untuk melemahkan ekonomi AS

Leave a Comment

Your email address will not be published.