Kekhawatiran resesi masih menekan harga minyak mentah

Harga minyak naik sedikit pada hari Jumat 23 September 2022 , tetapi tetap turun untuk minggu keempat berturut-turut karena kekhawatiran atas hambatan dari kenaikan suku bunga melebihi ekspektasi bahwa pasokan minyak mentah akan tetap terbatas karena konflik Rusia-Ukraina. Minyak jenis Brent yang diperdagangkan di London turun 0,32% di $90,18 per barell, sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate AS turun 0,25% di $83,20 per barell pada awal sesi asia. Kedua kontrak telah turun sekitar 0,9% dan 1,8%, masing-masing untuk minggu ini.Kekhawatiran atas kenaikan suku bunga di seluruh dunia, terutama setelah kenaikan oleh Federal Reserve minggu ini, menekan harga minyak mentah karena investor mengkhawatirkan kondisi likuiditas yang lebih ketat dan lebih banyak hambatan bagi pertumbuhan ekonomi. Namun, harga minyak memangkas sedikit penurunan mingguan mereka setelah Rusia tampaknya akan meningkatkan invasi ke Ukraina, sebuah langkah yang berpotensi mengganggu pengiriman minyak dan memperketat pasokan global tahun ini. Importir utama Asia China dan India membeli minyak mentah dalam jumlah besar dari Moskow.

Leave a Comment

Your email address will not be published.