Prospek kenaikan suku bunga terus berlanjut

Bank of England menaikkan suku bunga pinjaman utamanya sebesar 0,5 persen menjadi 2,25%,dan merupakan yang tertinggi 14 tahun, karena inflasi Inggris terus berpacu di depan targetnya meskipun terjadi perlambatan ekonomi. Bank juga menegaskan bahwa mereka akan memulai penjualan aktif obligasi pemerintah Inggris pada bulan Oktober, mengurangi portofolio yang dikumpulkan selama bertahun-tahun dalam ‘pelonggaran kuantitatif’. Bank mengatakan bahwa prospek inflasi jangka pendek telah membaik, berkat rencana pemerintah baru untuk membatasi harga energi untuk rumah tangga dan bisnis, tetapi memperingatkan bahwa tetap waspada terhadap tekanan terus-menerus dari depresiasi Pound sterling dan pasar tenaga kerja yang masih kuat. Saat ini untuk memperkirakan inflasi mencapai puncaknya yang di bawah 11% pada bulan Oktober dengan lebih awal dan lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, tetapi memperingatkan bahwa masih perlu beberapa bulan untuk turun kembali di bawah 10%. Keputusan BoE untuk menaikkan hanya 50 basis point, ditambah dengan kenaikan 75 basis point Federal Reserve pada hari Rabu, berarti premi suku bunga dollar telah melebar lagi, membuat dollar relatif lebih menarik. Namun, analis mengatakan perbedaan sikap itu dibenarkan, mengingat prospek ekonomi Inggris yang lebih lemah.

Leave a Comment

Your email address will not be published.