Bursa asia tertekan sentimen global

Sebagian besar saham Asia tmelanjutkan penurunannya pada hari Selasa 11 Oktober 2022,karena sektor teknologi tetap berada di bawah tekanan dari pembatasan ekspor oleh AS,meskipun indeks China didukung oleh beberapa perkiraan pendapatan yang kuat. Indeks Tertimbang Taiwan, yang sangat terekspos pada saham pembuat chip China, merosot 4% ke level terendah hampir dua tahun setelah Amerika Serikat mengumumkan langkah-langkah yang membatasi akses mereka ke teknologi buatan AS di sektor tertentu. Langkah ini menunjukkan lebih banyak tantangan bagi pembuat chip Asia dan juga berpotensi memperburuk hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia. Indeks Hangseng HK turun 2,1% dengan saham teknologi kelas berat di antara bobot terbesar penurunannya. Kospi Seoul juga jatuh 2%, Nikkei 225 Jepang merosot 2,7%, sementara Shanghai composite China turun tipis 0,17%.Kebangkitan kasus COVID-19 membuat investor khawatir akan lebih banyak tindakan lockdown menjelang Kongres ke-20 Partai Komunis akhir pekan ini di China. Pasar Asia menandai awal yang lemah untuk minggu ini, yang diperburuk oleh sinyal dari Wakil Ketua Federal Reserve Lael Brainard pada hari Senin yang mengutarakan masih akan terus manaikkan suku bunganya sampai inflasi benar benar mereda.

Leave a Comment

Your email address will not be published.