Bursa asia kembali tergelincir

Saham saham di bursa Asia kembali tergelincir pada hari Jumat 21 Oktober 2022,karena prospek kenaikan suku bunga yang agresif dari Federal Reserve memperburuk sentimen investor.Patokan imbal hasil Treasury 10-tahun AS mencapai puncak baru 14-tahun,serta membebani pasar ekuitas.Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,64% tetapi di atas level terendah dua setengah tahun yang disentuh pada hari Kamis,dan indeks berada dalam penurunan minggu kedua berturut-turut. Indeks saham besar sumber daya Australia terkoreksi 0,8%, sementara Nikkei 225 Jepang turun 0,4% di bawah key level 27.000 pada hari Jumat. Shanghai Composite China naik tipis 0,13% karena investor dengan hati-hati menunggu sinyal kebijakan dari Kongres Partai Komunis yang sedang berlangsung minggu ini.Di tempat lain, Kospi Korea selatan turun 0,22%,sementara Hangseng HK juga turun 0,5%.Pasar global sangat fluktuatif karena investor khawatir bahwa kenaikan suku bunga yang besar dan kuat akan mendorong ekonomi utama ke dalam resesi sebelum inflasi dijinakkan, sementara dollar yang lebih kuat karena pengetatan The Fed dapat mendatangkan malapetaka di pasar negara berkembang.

Leave a Comment

Your email address will not be published.