Bursa asia diperdagangkan bervariatif

Ekuitas di bursa Asia jatuh ke posisi terendah baru 2-1/2-tahun pada hari Selasa 25 Oktober 2022,karena kenaikan awal sesi yang terinspirasi oleh reli di Wall Street diimbangi oleh pelemahan saham China dan yuan. Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik turun 0,4% menjadi 428,2 setelah merosot ke 427,4, terendah sejak April 2020. Ekuitas asia bervariatif, dengan Nikkei 225 Jepang naik 1,14% dan Kospi Korea Selatan naik 0,27% ,Hangseng HK sempat merosot 0,6%,dan ASX Australia juga naik 0,29%.Benchmark Asia mencatat kerugian hampir 32% sepanjang tahun ini, dibebani oleh penurunan besar di saham Hong Kong sementara pasar negara berkembang seperti India dan Indonesia telah memperoleh peningkatan prospek pertumbuhan. Namun, saham China jatuh lebih jauh pada hari Selasa setelah tim kepemimpinan baru Xi Jinping meningkatkan kekhawatiran bahwa kepemimpinan Partai yang lebih kuat akan semakin memprioritaskan negara dengan mengorbankan sektor swasta.

Leave a Comment

Your email address will not be published.