Emas berpotensi melemah tajam

Harga emas mencapai level terendah 10 hari pada hari Selasa 1November 2022 , dengan pasar logam kehilangan lebih banyak kekuatan karena dollar AS yang rebound menjelang kenaikan suku bunga Federal Reserve yang telah dijadwalkan Rabu besok. Spot gold naik tipis 0,09% di $1,642.25 per ounce, pada pertengahan sesi asia. Instrumen safe heaven tersebut diperdagangkan pada level terendah 10 hari, setelah jatuh selama tujuh bulan berturut-turut di bulan Oktober, Harga emas batangan akan turun lebih banyak karena kehati-hatian menjelang pertemuan Federal Reserve yang akan berakhir pada hari Rabu. Bank sentral diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis point (bps). Tetapi pandangan The Fed tentang kebijakan moneter akan diawasi dengan cermat di tengah beberapa ekspektasi bahwa bank sentral akan melunakkan sikapnya. Pasar bervariatif atas kemungkinan kenaikan 50 bps oleh The Fed pada bulan Desember, terutama di tengah ekspektasi bahwa suku bunga yang tinggi kemungkinan akan mengikis pertumbuhan ekonomi. Namun, suku bunga AS saat ini berada pada level tertinggi sejak krisis keuangan 2008, dan diperkirakan akan menjaga dollar tetap optimis dalam beberapa bulan mendatang. Hasil Treasury yang meningkat meningkatkan biaya peluang memegang emas tahun ini, yang membuat investor keluar dari logam kuning.

Leave a Comment

Your email address will not be published.