Mata uang Dollar AS masih terlihat goyah

Dollar AS goyah pada perdagangan hari Rabu 9 November 2022, karena investor menunggu hasil dari pemilihan di senat AS dan data inflasi yang dapat mengecewakan harapan untuk perlambatan kenaikan suku bunga.Greenback telah berada di bawah tekanan dari spekulasi pelonggaran Federal Reserve pada kenaikan suku bunga dan pembukaan kembali di China yang mendorong pertumbuhan. Di awkhir sesi Asia,Dollar terakhir diperdagangkan pada $ 1,0066 per Euro dan dibeli 145,70 Yen, turun di bawah rata-rata pergerakan 50 hari terhadap yen untuk pertama kalinya dalam hampir tiga bulan. Indeks dolar AS, yang menuju tahun terbaiknya dalam hampir empat dekade, turun sekitar 0,9% minggu ini dan diperdagangkan di 109,53 pada hari Rabu. Dollar Australia berada di bawah level tertinggi semalam di level $0,6501 pada akhir sesi asia,sementara Sterling bertahan di level $ 1,1542.Pada hari Kamis besok, data inflasi AS ada dalam radar investor,dengan . banyak ekonom memperkirakan perlambatan laju inflasi tahunan menjadi 8%.

Leave a Comment

Your email address will not be published.