Minyak mentah terkoreksi ditengah kekhawatiran permintaan

Minyak mentah terkoreksi pada perdagangan hari Jumat 18 November 2022 karena dollar AS yang sedikit menguat, dan harga minyak berada di jalur penurunan tajam mingguan di tengah kekhawatiran tentang melemahnya permintaan di China dan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve AS. Minyak mentah Brent telah turun $ 2,22 atau sekitar 2,7% di $90,29 per barell pada pertengahan sesi asia,tetapi tidak jauh dari posisi terendah empat minggu di $89,53 yang dicapai di sesi sebelumnya. Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS juga turun 3,9%, di $82,34 per barell, dan tetap bertahan di dekat level terendah enam minggu. WTI turun lebih dari 7% sejauh minggu ini, sementara Brent turun hampir 6%.Analis mengatakan kekhawatiran tentang potensi lockdown di China untuk mengekang lonjakan kasus COVID, yang mencapai level tertinggi sejak April, dan kekhawatiran bahwa lebih banyak kenaikan suku bunga akan mendorong ekonomi AS ke dalam resesi yang membuat pasar terpuruk. Pernyataan dari pejabat Federal Reserve AS minggu ini dan data penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan telah memupus beberapa harapan untuk moderasi kenaikan suku bunga yang agresif di Amerika Serikat.

Leave a Comment

Your email address will not be published.