Dollar AS menghadapi tekanan

Dollar AS mendekati level terendah tiga bulan dan berada dalam penurunan mingguan pada hari Jumat 25 November 2022 , karena prospek Federal Reserve yang memperlambat pengetatan kebijakan moneter segera setelah bulan Desember mendominasi pikiran investor dan menjaga mood tetap baik. Indeks Dollar berada pada level 105,65,masih terkoreksi 0,1% doi pertengahan sesi asia.Perdagangan tipis semalam karena liburan Thanksgiving di Amerika Serikat, meskipun sebagian besar mata uang memperpanjang kenaikan mereka terhadap greenback yang melemah sebelum memangkasnya sedikit di awal perdagangan Asia. Pound Sterling naik 0,12% bertahan di $1,2125, mendekati level tertinggi lebih dari tiga bulan di $1,2153 yang dicapai di sesi sebelumnya dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan hampir 2%. Yen Jepang melonjak sekitar 0,7% semalam, dan terakhir dibeli 138,50 per dollar. Mata uang Euro 0,14% lebih tinggi pada level $1,0422, tetapi tetap mendekati $1,0481, level tertinggi dalam lebih dari empat bulan yang dicapai minggu lalu.Pasar saat ini mengamati dengan cermat pemotongan yang akan datang dalam rasio persyaratan cadangan bank (RRR). China akan menggunakan pemotongan RRR bank secara tepat waktu, di samping alat kebijakan moneter lainnya, untuk menjaga likuiditas cukup memadai, menurut media pemerintah yang mengutip rapat kabinet.

Leave a Comment

Your email address will not be published.