Bursa asia terkoreksi tajam menjelang data NFP di AS

Sebagian besar bursa saham Asia terkoreksi dalam suasana perdagangan perdagangan yang hati-hati pada hari Jumat 2 Desember 2022 menjelang data payrolls utama AS yang diperkirakan menjadi faktor dalam kebijakan moneter, meskipun sebuah laporan bahwa China berencana untuk lebih mengurangi langkah-langkah anti-COVID yang ketat membantu membatasi penurunan.Shanghai Composite China diperdagangkan turun 0,28%, Hnagseng HK juga turun 0,21%,Kospi Seoul turun tajam 1,84%,sementara ASX Australia juga turun 0,72%.
Ketidakpastian mengenai jalur inflasi AS juga membebani saham saham di Asia, setelah data menunjukkan bahwa indeks inflasi PCE pengukur inflasi pilihan Federal Reserve – tetap jauh di atas kisaran target bank sentral pada bulan Oktober.Sementara The Fed mengisyaratkan akan menaikkan suku bunga pada kecepatan yang lebih lambat dalam waktu dekat, dan juga memperingatkan bahwa suku bunga dapat mencapai puncaknya pada tingkat yang lebih tinggi jika inflasi tetap tinggi.

Leave a Comment

Your email address will not be published.